Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Artikel UmumBeritaLaporan KhususMediaNasionalPemerintahPERSSosial

DPRD Dorong Penanganan Banjir Cilegon Secara Cepat, Terukur, dan Langsung Dieksekusi

×

DPRD Dorong Penanganan Banjir Cilegon Secara Cepat, Terukur, dan Langsung Dieksekusi

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


Cilegon,Jurnalkuhp.com— Persoalan banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon. Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, M.IP., menegaskan bahwa penanganan banjir harus dilakukan secara cepat, tepat, dan berorientasi pada solusi nyata, bukan sekadar prosedur administratif.

Rizki menyampaikan bahwa DPRD telah menggelar rapat koordinasi intensif bersama Pemerintah Kota Cilegon untuk membahas langkah-langkah konkret dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap berulang, terutama saat curah hujan tinggi.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Cilegon. DPRD mendorong agar persoalan banjir ini segera ditangani secara serius dan terukur, sehingga ke depan tidak terus berulang,” ujar Rizki kepada Jurnakuhp, Selasa (7/01/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kota Cilegon saat ini tengah melakukan inventarisasi dan pemetaan titik-titik rawan banjir di berbagai wilayah. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penerapan sistem clustering atau pengelompokan wilayah terdampak guna menentukan skala prioritas penanganan yang paling mendesak.

“Pendekatannya harus berbasis data. Dari pemetaan itu bisa ditentukan mana yang perlu penanganan cepat, mana yang jangka menengah, dan mana yang jangka panjang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rizki menegaskan DPRD juga mendorong Wali Kota Cilegon untuk segera mengambil langkah teknis di lapangan. Beberapa di antaranya adalah normalisasi saluran air, pengangkatan sedimentasi, serta penambahan sodetan atau jalur aliran air baru sebagai solusi struktural dalam pengendalian banjir.

“Kami mendorong Pak Wali Kota untuk tidak ragu melakukan normalisasi, mengatasi sedimentasi, dan menambah sodetan di titik-titik krusial. Ini penting agar aliran air tidak lagi tertahan dan meluap ke permukiman warga,” tambahnya.

Rizki menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum percepatan penanganan banjir di Kota Cilegon. Ia berharap seluruh proses penanganan dapat berjalan lebih sederhana, efisien, dan langsung dieksekusi tanpa terhambat birokrasi yang berlarut-larut.

“Harapannya cepat tertangani, tidak terlalu administratif, dan bisa langsung dieksekusi di tahun 2026 ini. Warga sudah terlalu sering terdampak banjir,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rizki juga menyoroti pentingnya perubahan sudut pandang dalam menangani persoalan banjir. Menurutnya, saat ini bukan waktunya saling menyalahkan, melainkan fokus pada perbaikan sistem dan infrastruktur yang menjadi akar persoalan.

“Yang paling penting hari ini bukan mencari siapa yang salah. Fokus kita adalah membenahi potensi struktural yang menjadi penyebab banjir, agar bisa segera diperbaiki dan ditangani secara tuntas,” pungkasnya.

DPRD Kota Cilegon, lanjut Rizki, memastikan akan terus mengawal kebijakan dan pelaksanaan penanganan banjir agar berjalan sesuai rencana dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Reporter : Hairullah
Editor : Jurnalkuhp.com

Example 120x600