Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Bencana AlamBeritaDinas Lingkungan HidupDinas PerhubunganPemerintah

Pohon Tumbang di Kawasan RS Hermina, Penanganan Cepat Lintas Instansi Amankan Lokasi

×

Pohon Tumbang di Kawasan RS Hermina, Penanganan Cepat Lintas Instansi Amankan Lokasi

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Sebuah pohon besar tumbang dan sempat menutup akses masuk Rumah Sakit Hermina Bonakarta, Kota Cilegon, pada Selasa malam, 30 Desember 2025, sekitar pukul 20.30 WIB. Kejadian tersebut terjadi di tengah curah hujan tinggi dan angin kencang, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan publik, khususnya di kawasan fasilitas layanan kesehatan.

Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, S.IP., M.IP., yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian, menjelaskan bahwa dirinya sedang melakukan pemantauan kondisi cuaca saat peristiwa tersebut terjadi.
“Waktu itu saya sedang standby karena curah hujan cukup tinggi. Kami berkeliling, dan ketika sampai di kawasan Bonakarta, terlihat ada pohon tumbang yang menutup akses masuk Rumah Sakit Hermina,” ujarnya kepada awak media di lokasi.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Melihat kondisi tersebut, Rizki Khairul Ichwan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan cepat dan aman.
“Kami langsung koordinasi dengan BPBD, Dishub, terutama karena ada kabel PJU yang terdampak. BPBD sebenarnya sudah siap untuk memotong pohon, hanya menunggu pengamanan arus listrik dari PJU agar proses evakuasi aman,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan langsung awak media Jurnal KUHP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat ke lokasi dengan mengerahkan personel dan unit mobil truk untuk mengevakuasi pohon tumbang dan membersihkan area terdampak.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menuturkan bahwa prioritas utama adalah pengamanan kelistrikan dan kelancaran lalu lintas.
“Begitu ada laporan pohon tumbang yang mengakibatkan kabel PJU terputus, tim langsung kami turunkan untuk mengamankan arus listrik. Setelah dipastikan aman, BPBD dapat bekerja memotong pohon. Kami juga menurunkan petugas pengatur lalu lintas agar akses menuju rumah sakit tetap lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Suhendi, menjelaskan bahwa tumbangnya pohon disebabkan kondisi akar yang sudah melemah akibat cuaca ekstrem.
“Hujan dan angin membuat akar pohon ini tidak kuat lagi menahan beban sehingga tumbang. Anggota kami bersama relawan langsung turun melakukan evakuasi. Alhamdulillah, tidak ada korban karena saat kejadian tidak ada kendaraan maupun warga yang melintas,” jelasnya.

Ketua DPRD Kota Cilegon juga menekankan pentingnya langkah pencegahan jangka panjang. Ia mendorong pemerintah kota untuk melakukan pemetaan dan penataan pohon-pohon tua yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Harapannya ke depan bisa dilakukan pemetaan pohon-pohon yang sudah tua, apakah perlu reboisasi atau penanganan lain, supaya tidak tumbang dan membahayakan masyarakat,” tegas Rizki.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan.
“Dengan curah hujan yang cukup tinggi, kami menghimbau masyarakat, jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya tidak keluar rumah. Keselamatan harus menjadi prioritas,” pesannya.

Warga sekitar lokasi turut membenarkan bahwa kejadian berlangsung tiba-tiba akibat angin kencang.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Pohon tumbang mendadak karena angin kencang, tepat di depan RS Hermina Bonakarta,” ujar salah seorang warga.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Respons cepat dari unsur DPRD, pemerintah daerah, serta relawan dinilai efektif dalam menjaga keselamatan publik dan memastikan layanan vital tetap berjalan tanpa gangguan berarti.

 

Redaksi.

Example 120x600