Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Artikel UmumBeritaLaporan KhususMediaNasionalPemerintahPERSSosial

BAZNAS Salurkan Bantuan Biaya Hidup bagi Tenaga Honorer di Kota Cilegon

×

BAZNAS Salurkan Bantuan Biaya Hidup bagi Tenaga Honorer di Kota Cilegon

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon kembali menyalurkan bantuan biaya hidup bagi tenaga honorer berpenghasilan minim, seperti penjaga sekolah dan tukang kebun. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 17 Desember 2025, sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja sektor informal yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Hal itu disampaikan langsung oleh H. Bambang Widi Yatmoko usai proses pencairan bantuan. Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan program lama BAZNAS yang sempat mengalami freeze cukup lama akibat adanya perubahan serta penyesuaian data penerima manfaat.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Alhamdulillah, setelah melalui proses verifikasi ulang ke Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah, program ini akhirnya bisa kembali dicairkan. Bantuan ini berupa biaya hidup yang diperuntukkan khusus bagi tenaga honorer dengan penghasilan sangat minim, seperti penjaga sekolah dan penjaga kebun,” ujar H. Bambang.

Dalam penyaluran kali ini, BAZNAS Kota Cilegon memberikan bantuan sebesar sekitar Rp300 ribu per orang kepada sekitar 100 penerima manfaat. Hingga hari terakhir pencairan, masih terdapat 19 penerima yang dalam proses penyelesaian administrasi.

H. Bambang menegaskan bahwa bantuan tersebut benar-benar ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan dan tidak diberikan kepada tenaga honorer yang telah memiliki penghasilan layak.

“Untuk tenaga lain yang sudah dilantik dan memiliki gaji besar tentu tidak termasuk. Prinsipnya, bantuan ini menyasar mereka yang benar-benar masih kekurangan dan layak dibantu,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme pengajuan dari sekolah-sekolah, kemudian dilanjutkan dengan survei serta verifikasi lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Meski nilai bantuan tersebut belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan hidup, H. Bambang berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima.

“Mudah-mudahan bantuan ini menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Cilegon melalui BAZNAS dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang kurang beruntung,” pungkasnya.

Reporter : Hairullah
Editor : Jurnalkuhp.com

Example 120x600