SERANG, JURNALKUHP.COM – Pengurus Forum Warga Bersatu Banten (Forwatu Banten) sambangi Rumah Sakit (RS) Bethsaida Serang guna memberikan dukungan kepada upaya Top Manajemen RS Bethsaida lakukan pelaporan terhadap oknum Anggota DPRD Banten.
Diketahui sebelumnya RS Bethsaida Serang lakukan pelaporan pemerasan oleh oknum Anggota DPRD Banten berinisial DR.
Pihak DR membantah telah melakukan upaya pemerasan terhadap RS Bethsaida dalih yang disampaikan dalam pemberitaan ialah memperjuangkan orang lokal (Banten).
Beberapa VT di Akun Tiktok milik DR Ia melakukan pembelaan dengan membuat narasi seakan menjadi bagian dari pahlawan untuk warga lokal.
Namun, komentar netizen berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan oleh DR tersebut.
Salah satu Akun Tiktok berkomentar,”Saya punya saudara orang Cilegon kini kerja di RS Bethsaida pak Dewan,” ungkap salah satu akun Tiktok.
Melihat kondisi demikian, Forum Warga Bersatu Banten (Forwatu Banten) justru membuat pernyataan dukungan melalui Wakil Sekretaris Forwatu Banten Sahrani didampingi oleh Ketua Divisi Kelembagaan Mohammad Haqiqi Annazilli memberikan surat dukungan kepada RS Bethsaida Serang.
Surat tersebut diterima langsung oleh Hubungan Masyarakat (Humas) RS Bethsaida Serang pada Selasa 17 September 2024.
Sahrani menjelaskan bahwa Tindakan yang dilakukan oleh RS Bethsaida Serang mesti ditiru oleh lembaga lain disaat ada upaya melawan hukum mengintervensi manajemen.
“Atas perintah dari Ketua Umum Forwatu Banten, Saya didampingi oleh Ketua Divisi Kelembagaan Bung Nazriel menyampaikan Surat Dukungan ini. Hasil kajian Kami kehadiran RS Bethsaida Serang memberikan kemudahan akses kesehatan warga Banten dan jika ada pihak yang mengintervensi apalagi hingga lakukan dugaan pemerasan maka layak RS Bethsaida di dukung dan di Apresiasi,” paparnya.
Sementara Pihak Humas RS Bethsaida Serang saat dikonfirmasi melalui Danru menyampaikan terimakasih atas dukungan lapisan masyarakat.
“Tadi ada surat dari Forwatu Banten dan kami akan buat surat balasan, terimakasih atas dukungannya,” ungkapnya dalam balasan WhatsApp.
Reporter : Odih Kodari, M. Ridwan Firmansyah, S.H.
Editor: Ahmad Jajuli























