Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaInternasionalLaporan KhususMediaNasional

Keluarga Keturunan PB X Sampaikan Surat Terbuka kepada Presiden Prabowo

×

Keluarga Keturunan PB X Sampaikan Surat Terbuka kepada Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JAKARTA, JURNALKUHP.COM – Sebuah surat terbuka ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto. Surat itu ditandatangani oleh R. Kusbimantoro Setyojati S.Sn, yang memperkenalkan diri sebagai pepatih dari RM Agus Sutono, cucu buyut almarhum Pakubuwono X (PB X) Surakarta, Minggu (28/09/2025).

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Dalam suratnya, Kusbimantoro menyampaikan aspirasi keluarga besar keturunan PB X, terutama menyangkut status nasab yang telah diperkuat melalui surat Mahkamah Agung RI No. 1306/PAN/HK.05/8/2020. Surat itu menegaskan kembali isi RAAD IGAMA No. 127D/III tertanggal 12 September 1943, yang menyatakan bahwa GKR Pembajoen Waloeja alias Sekar Kedaton merupakan putri PB X dengan GKR Hemas, cucu Sultan Hamengku Buwono VII.

Persoalan ini sebelumnya telah dibawa ke Pengadilan Agama Surakarta dan Pengadilan Agama Karanganyar pada 2020, dengan pendampingan penasihat hukum.

Selain soal garis keturunan, surat terbuka tersebut juga menyinggung perjuangan panjang RM Agus Sutono dalam memperjuangkan hak-hak keluarga, termasuk terkait warisan peninggalan PB X. Disebutkan, kondisi kesehatan RM Agus Sutono saat ini cukup parah, sementara sumber daya ekonominya telah habis untuk biaya proses hukum dan pengurusan dokumen.

Penulis surat mengingatkan bahwa pihaknya pernah mengajukan surat resmi ke Sekretariat Negara RI dengan nomor 25 MB-PINWPJ tanggal 28 Mei 2025, yang sempat diterima staf Istana Negara dan ditindaklanjuti melalui komunikasi dengan bagian Humas.

 

Melalui surat ini, keluarga keturunan PB X berharap Presiden Prabowo dapat memberikan perhatian. Bahkan, dimohonkan agar Presiden atau utusannya dapat hadir langsung di Solo, Jawa Tengah, guna membicarakan lebih jauh persoalan harta peninggalan PB X, yang disebut mencakup dana, emas, saham, hingga piutang dari sejumlah negara sejak perjanjian tahun 1921 di Batavia.

Surat tersebut juga menyinggung adanya pertemuan antara RM Agus Sutono dengan anggota DPR RI Komisi X, Yuliatmono, pada Mei 2025. Dalam pertemuan itu, muncul gagasan apakah instrumen keuangan yang dimiliki RM Agus Sutono dapat digunakan untuk membantu penyelesaian sebagian utang luar negeri Indonesia yang mencapai Rp20.000 triliun.

“Jika bisa, marilah berunding dan bermusyawarah dengan beliau, Pak Presiden Prabowo Subianto. Demi bangsa dan negara agar sama-sama maju bergotong royong,” tulis Kusbimantoro.

Dalam kesempatan yang sama, penulis menyampaikan apresiasi atas langkah diplomasi internasional Presiden Prabowo, khususnya dalam membela Palestina serta memperkuat hubungan dengan berbagai negara. Surat itu juga menyinggung rencana pengembalian 30.000 artefak kerajaan Nusantara dari Belanda, sebagai kelanjutan pemulangan pusaka Pangeran Diponegoro.

Surat terbuka ditutup dengan doa dan harapan agar aspirasi ini dapat menjadi perhatian Presiden.

Redaksi.

Example 120x600