CILEGON, JURNALKUHP.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAN 1 Cilegon. Sebanyak 37 siswa berhasil lolos dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur tes pada tahun ini.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nismawati, S.Si., M.Pd., dalam wawancara bersama Jurnalkuhp di ruang kerjanya menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.pada kamis (09/04/2026) saat temu wawancara di ruang kerja nya.
Ia mengungkapkan bahwa para siswa berhasil menembus sejumlah kampus ternama di Indonesia, di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), UPN, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Malang (UM), hingga Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

“Dari total 37 siswa, sebanyak 20 siswa diterima di Untirta. Hal ini karena faktor kedekatan wilayah, sehingga Untirta menjadi salah satu prioritas bagi siswa di Banten. Sementara 17 siswa lainnya tersebar di berbagai PTN favorit,” jelas Nismawati.
Ia juga menambahkan, beberapa siswa bahkan berhasil lolos ke fakultas kedokteran di Untirta, yang dikenal memiliki persaingan cukup ketat.
Selain keberhasilan masuk PTN, SMAN 1 Cilegon juga mencatatkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang tinggi, yakni mencapai 90,2. Angka tersebut dinilai berada di atas rata-rata, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Alhamdulillah, capaian nilai TKA kami masih berada di atas rata-rata. Ini menunjukkan bahwa kesiapan akademik siswa sudah cukup baik dan kompetitif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nismawati menjelaskan bahwa pihak sekolah terus melakukan berbagai upaya inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya dengan memastikan keselarasan (linearitas) antara materi pembelajaran di sekolah
dengan kisi-kisi soal TKA.
Tak hanya fokus pada siswa, SMAN 1 Cilegon juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi para guru. Sekolah memfasilitasi pelatihan dan pengembangan bagi tenaga pendidik, termasuk dalam memahami pola dan karakteristik soal TKA.
“Guru-guru kami juga terus kami dorong untuk meningkatkan kompetensi, agar dapat membimbing siswa secara optimal. Kami juga dibantu oleh mitra pendidikan tanpa adanya pungutan biaya,” tambahnya.
Ke depan, SMAN 1 Cilegon berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi, serta memperluas peluang siswa untuk menembus perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.
Reporter: Shinta Berlian























