Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Artikel UmumBerita

Wagub Dimyati Tekankan Profesionalisme Pendamping Koperasi Merah Putih di Banten

×

Wagub Dimyati Tekankan Profesionalisme Pendamping Koperasi Merah Putih di Banten

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JURNALKUHP.COM – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci keberhasilan Koperasi Merah Putih di Banten. Karena itu, ia meminta agar pelatihan peningkatan SDM pendamping Koperasi Merah Putih tidak sekadar seremonial. Pelatihan harus menghasilkan SDM yang profesional, visioner, dan berintegritas.

“Seorang entrepreneur harus punya perencanaan yang jelas, terukur, orientasinya keuntungan, dan administrasi yang baik. Kapital, aset, dan manajemen adalah tiga unsur penting dalam koperasi modern,” kata Dimyati di Gedung PKPRI Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (3/11/2025).

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Pesan itu disampaikan Dimyati saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Pendamping Koperasi Desa Merah Putih yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten. Pelatihan berlangsung dari tanggal 3 s.d 7 November 2025.

Dimyati mencontohkan, Singapura bisa berkembang salah satunya karena pengelolaan aset secara produktif. Pendamping Koperasi Merah Putih, karena itu, harus orang yang kreatif saat menghadapi masalah, termasuk saat mengidentifikasi persoalan di lapangan.

Ia juga menurutnya harus intens melakukan pendampingan dan memastikan koperasi berjalan secara likuid. Di samping itu, tentunya transparan dan memberi manfaat bagi anggotanya.

Selain itu, Dimyati meminta agar tidak ada koperasi yang menjadi milik kelompok tertentu, apalagi milik pribadi. Koperasi Merah Putih didirikan untuk kepentingan masyarakat dan menjadi program Presiden Prabowo Subianto.

“Jika ada monopoli, laporkan. Koperasi Desa Merah Putih adalah milik masyarakat. Program ini dibangun dari bawah oleh Presiden Prabowo agar masyarakat desa memiliki kekuatan ekonomi sendiri,” tegasnya.

Karena itu, Dimyati meminta para pendamping yang mengikuti pelatihan agar menginventarisasi masalah di daerahnya. Termasuk bagaimana melakukan tata kelola keuangan secara akuntabel.

“Pendamping digaji untuk memastikan koperasi sehat, memiliki usaha, dan memberi dampak. Harus ada output dan outcome. Tidak boleh ada gaji tanpa hasil,” kata Dimyati.

Di tempat yang sama, Milda Sari sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Literasi dan Penyuluhan pada Kementerian Koperasi, mengapresiasi langkah Pemprov Banten menggelar pelatihan bagi pendamping Koperasi Merah Putih. Kegiatan ini penting karena sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai program strategis nasional menuju kemandirian ekonomi.

“Pendamping merupakan ujung tombak keberhasilan program. Tidak hanya memastikan koperasi berdiri, tetapi beroperasi, menghasilkan usaha, dan berkembang menjadi pusat ekonomi desa,” ungkapnya.

Sebagai informasi, selama lima hari pelatihan ini peserta dikenalkan pada aplikasi digital SIMKOPDES atau Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa dan Kelurahan. Platform ini merupakan sistem resmi pendataan Koperasi Desa Merah Putih untuk menjamin tata kelola yang modern, transparan, dan berdaya saing. Selain itu, mereka diberikan pendalaman materi mengenai Talenta Perkoperasian Indonesia yang berbasis pada laman talentakoperasi.id.

Redaksi.

Example 120x600