CILEGON, JURNALKUHP.COM— Kejuaraan Petanque Turnamen Piala Wali Kota Cilegon 2025 resmi berakhir pada Senin (8/12/2025) setelah berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Desember. Ajang ini digelar dengan dua format, yakni open nasional dan open pelajar, yang membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi atlet profesional dari berbagai daerah hingga pelajar se-Kota Cilegon untuk unjuk kemampuan.
Ketua pelaksana, Eko, menjelaskan bahwa dua hari pertama difokuskan pada pertandingan tingkat nasional, sementara hari terakhir dipusatkan untuk kategori pelajar.
“Dua hari kita isi untuk turnamen open nasional, dan hari terakhir untuk kategori junior atau pelajar. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Wali Kota Berhalangan Hadir, Pemerintah Tetap Tunjukkan Dukungan
Mengenai ketidakhadiran Wali Kota Cilegon dalam agenda tersebut, Eko menegaskan bahwa panitia telah melakukan koordinasi sebelumnya.
“Kami sudah sounding dan berkabar kepada Pak Wali maupun Pak Wakil. Mungkin karena jadwal kesibukan beliau yang sangat padat, sehingga kali ini tidak bisa hadir,” jelasnya.
Meski demikian, Pemerintah Kota Cilegon tetap hadir memberikan dukungan resmi.
“Pemkot melalui Disparpora sudah hadir. Langsung Pak Kadis, Pak Sakri, mewakili pemerintah daerah,” tambahnya.
Ajang Menambah Jam Terbang, Hingga Hadir Peserta dari Malaysia
Eko juga menilai turnamen ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang penting bagi para atlet.
“Dengan menghadirkan peserta dari berbagai daerah, bahkan dari Malaysia, kita dapat banyak insight baru. Ini kesempatan untuk bertemu pemain-pemain hebat dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga luar negeri,” ungkapnya.
Di kategori pelajar, turnamen ini dinilai mampu mempercepat pengenalan dan perkembangan olahraga petanque di Cilegon.
“Untuk junior, ajang ini menjadi sarana pengenalan yang lebih cepat. Jadi petang bisa dikenal luas di sekolah-sekolah tanpa harus terus-menerus melakukan sosialisasi,” ujarnya.
Harapan Ke Depan
Eko berharap Turnamen Piala Wali Kota Cilegon dapat kembali digelar setiap tahun dengan dukungan yang semakin kuat.
“Kami berharap event-event berikutnya bisa kembali didukung langsung oleh Pak Wali dan pemerintah daerah. Yang jelas, tujuan utama kami adalah membangun ruang kompetisi yang berkualitas, menambah jam terbang atlet, dan membuat olahraga petang semakin dikenal masyarakat,” tutupnya.
Reporter: Hairullah
Editor: Redaksi


























