Cilegon,Jurnalkuhp.com — Lingkungan Gambiran RT 12, Kelurahan Gunung Sugih, Kota Cilegon, sempat dilanda banjir pada Selasa malam akibat tingginya curah hujan. Ketinggian air dilaporkan mencapai selutut orang dewasa dan sempat masuk ke sejumlah rumah warga.
Namun, berkat sinergi cepat antara Pemerintah Kelurahan Gunung Sugih, BPBD Kota Cilegon, Dewan Kiki, RT 12, serta partisipasi aktif masyarakat Gambiran, banjir tersebut berhasil surut dalam waktu relatif singkat.
“Alhamdulillah, sekitar pukul 23.00 WIB air sudah surut dan lingkungan kembali bersih,” ujar Plt Lurah Gunung Sugih, Andi, saat dikonfirmasi.
Menurut Andi, genangan air terjadi akibat kondisi drainase yang sempit serta adanya tumpukan sampah yang menghambat aliran air. Kondisi tersebut menyebabkan air hujan meluap ke permukiman warga.
Ia berharap ke depan pemerintah bersama pihak-pihak terkait dapat segera melakukan pembenahan infrastruktur drainase guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Harapan kami, pemerintah dapat bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi permanen, terutama perbaikan dan pelebaran drainase,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon turut mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.
Banjir di Gambiran RT 12 diketahui bukan kali pertama terjadi. Namun, dengan kerja sama lintas sektor serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, diharapkan potensi banjir dapat diminimalisir di masa mendatang.
Reporter : Hairullah
Editor : Jurnalkuhp.com























