CILEGON, JURNALKUHP.COM – Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon kini dalam kondisi memprihatinkan. Berbagai fasilitas di masjid kebanggaan masyarakat Cilegon ini rusak dan tidak terawat dengan baik. Mulai dari MCK dan tempat wudhu yang sangat memprihatinkan, hingga kebocoran pada kubah masjid yang memerlukan perbaikan segera. Belum lagi, masalah terkini berupa pemutusan aliran listrik oleh pihak PLN yang sudah berlangsung dua hari, semakin memperburuk keadaan masjid yang merupakan pusat ibadah utama di kota ini.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa kondisi MCK dan tempat wudhu di Masjid Agung Nurul Ikhlas sudah tidak layak digunakan, sehingga mengganggu jamaah yang hendak beribadah dengan khusyuk. Selain itu, kebocoran pada kubah masjid yang sudah berlangsung cukup lama juga menambah daftar masalah yang harus segera ditangani agar masjid ini tetap nyaman digunakan.

Yang lebih memperburuk keadaan adalah pemutusan aliran listrik oleh pihak PLN yang sudah berlangsung dua hari. Saat ini, kabel listrik ditarik sementara dari gedung Islamic Center. Hal ini sangat mengganggu operasional masjid, mengingat listrik sangat vital untuk mendukung berbagai kegiatan ibadah dan acara keagamaan.
Kondisi ini tentunya sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada masjid sebagai tempat ibadah utama. Komite Ketua Pemuda Sekota Cilegon (Kang Mat K2PSC) turut menyuarakan keprihatinannya atas situasi ini.
Menurut Kang Mat, kondisi Masjid Agung Nurul Ikhlas sangat memprihatinkan. “Kami sebagai generasi muda Cilegon sangat berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan untuk memperbaiki fasilitas masjid ini, agar jamaah bisa kembali beribadah dengan tenang dan nyaman. Jangan biarkan tempat ibadah yang sangat penting ini terabaikan begitu saja. Masjid adalah simbol dari kesatuan umat, dan seharusnya kita semua menjaga serta merawatnya dengan sepenuh hati,” ujarnya, Senin (27/1/2025).
Pemerintah dan pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kondisi Masjid Agung Nurul Ikhlas, agar masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Cilegon ini kembali berfungsi dengan baik. Waktu terus berjalan, dan umat Islam membutuhkan tempat ibadah yang layak dan nyaman untuk menjalankan ibadah sehari-hari. (*/Redaksi Jurnal KUHP)
Sumber: Aduan Masyarakat/Group WhatsApp























