BOGOR, JURNALKUHP.COM – Puluhan Pemuda Kampung Hegarmanah Ciraos Desa Pasir Madang Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, menggelar kegiatan pengajian rutin bertempat di Masjid Khadamul Ummah pada Sabtu, 5 April 2025 malam.
Pengajian ini merupakan agenda bulanan yang dilaksanakan satu bulan sekali sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan para pemuda.
Tampak terlihat antusiasme puluhan pemuda Kampung Hegarmanah mengikuti pengajian ini yang dipimpin oleh Kiai Adi Hasanudin dan diikuti Kepala Pemuda Kampung Hegarmanah Unus Maulana, RT/RW, dan Tokoh Masyarakat.
Kepala Pemuda Kampung Hegarmanah Ciraos Unus Maulana menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antar Pemuda, tetapi juga sebagi momen refleksi guna memperdalam pemahaman nilai-nilai keagamaan.

“Pengajian ini adalah sarana penting bagi kita untuk tidak hanya berkumpul secara fisik, tetapi juga memperkokoh tali persaudaraan dan meningkatkan kesadaran spiritual dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, terutama untuk membangkitkan semangat para pemuda akan pentingnya memperdalam pengetahuan ilmu kegamaan,” tutur Kepala Pemuda Kampung Hegarmanah Ciraos Unus Maulana.
Selain itu Kata Unus, pengajian ini juga menjadi pengingat bagi seluruh jemaah pengajian khususnya para pemuda akan pentingnya mengedepankan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari dan berinteraksi di lingkungan masyarakat.

“Pengajian rutin ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang menguatkan ikatan kekeluargaan sekaligus memberikan dampak positif terhadap pola pikir dan pemahaman agama kepada pemuda di era milenial,” harapnya.
Lebih lanjut Unus mengungkapkan pemuda merupakan aspek penting dalam pembangunan yang maju dan beradab. Pemuda yang berpengaruh adalah pemuda yang menerapkan 3B dalam hidupnya, yaitu bergerak, beramal dan berdakwah.
“Materi yang disampaikan tadi semoga mampu mengambil dan mengamalkan ajaran agama sebaik-baiknya, serta mengaplikasikan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
Reporter : Erik
Editor : Odih Kodari























