Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita

Nyaris Tak Selamat, Diduga Oknum Perawat Puskesmas Sengaja Berikan Oksigen Kosong Kepada Pasien IGD

×

Nyaris Tak Selamat, Diduga Oknum Perawat Puskesmas Sengaja Berikan Oksigen Kosong Kepada Pasien IGD

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LAMPUNG SELATAN, JURNALKUHP .COM. ] Nyaris fatal akibat kelalaian Oknum Perawat/ Petugas Puskesmas Candipuro pasalnya mesin oksigen digital yang digunakan sebagai alat bantu pernapasan sempat tidak berfungsi.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Awak media Jurnal KUHP Pada Jum’at, (1/11/2024) Dini Hari mendapatkan kiriman vidio dari Keluarga Pasien di Salah satu Puskesmas Candipuro Lampung Selatan.

Dalam Vidio tersebut nampak seorang anggota Keluarga pasien yang begitu panik menekan nekan dada si pasien yang kesulitan bernapas karena ingin menyelamatkan nyawa pasien, namun anehnya oknum petugas/perawat tersebut seolah biasa saja dalam situasi itu padahal seharusnya tugas perawat/ petugas Puskesmas yang harus memberikan pertolongan, memberikan ketenangan dan rasa aman kepada pasien dan keluarga pasien.

Jefri sebagai Keluarga pasien panik melihat pasien (Ita) yang seharusnya membaik setelah ditangani malah tambah drop akhirnya Jefri mencari tahu penyebabnya dan diketahuilah bahwa mesin oksigen yang tidak berfungsi.

Adapun kesaksian Jefri yang menyampaikan kepada tim awak Media Jurnal KUHP Jum’at, (1/11) menjelaskan kronologi kejadian sebagai berikut.

Kurang lebih pukul 23.30 WIB, pada Kamis, 31 Oktober 2024, Seorang pasien bernama Ita masuk ke UGD puskesmas Candipuro Lampung selatan dengan kondisi dada sesak dan sulit bernafas lalu kemudian pasien diberi alat bantu pernapasan oksigen oleh petugas piket yang belum diketahui identitasnya namun pasien bukannya membaik malah kejang kejang dan tidak sadarkan diri, kejadian tersebut membuat panik keluarga.

Melihat pasien sempat tidak sadarkan diri kurang lebih 10 s/d 15 menit setelah dipasang oksigen lalu keluarga pasien mengecek selang oksigen dan mesin oksigen digital, yang ternyata diketahui mesin yg digunakan tidak berfungsi.

Kondisi pasien saat kejang kejang

Atas kejadian tersebut Keluarga panik dan komplain karena kelalaian dan keteledoran pelayanan pihak Puskesmas, namun Oknum Petugas jaga merasa tidak terima di komplain sembari menjawab, ” Ditiolong kok begitu,” dan pihak keluarga pasien menjawab ” itu tugas sampean” Bahkan pihak Petugas /Perawat sempat melontarkan kata ” anjing” kepada pihak keluarga pasien Kerena tidak terima di komplain.

Sesuai Undang Undang no 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit pasal 32 menjelaskan tentang perlindungan hak pasien yaitu : Memperoleh informasi mengenai Tata Tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit, Memperoleh informasi mengenai Hak dan kewajiban pasien, Memperoleh layanan yang manusiawi adil dan jujur tanpa diskriminasi, Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai standar profesi dan standar prosedur operasional.

Berdasarkan kejadian yang dialami pasien di Puskesmas Candipuro terindikasi ada kelalaian standar operasional dari pelayanan yang tidak profesional dari petugas jaga/ perawatnya sehingga berdampak merugikan pasien dan hal tersebut harus menjadi perhatian supaya tidak terjadi kepada pasien pasien yang lain.

Editor: Ahmad Jajuli.

Example 120x600