Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaMediaNasionalPemerintah

MAN 2 Cilegon Akhirnya Serahkan Ijazah Milik Anak Pedagang Pasar Kranggot yang Nunggak Bayaran, Pengambilan Didampingi Wartawan PWI

×

MAN 2 Cilegon Akhirnya Serahkan Ijazah Milik Anak Pedagang Pasar Kranggot yang Nunggak Bayaran, Pengambilan Didampingi Wartawan PWI

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Pihak sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Cilegon akhirnya menyerahkan ijazah anak dari Tb Sucroni (52), seorang pedagang alat dapur di Pasar Kranggot.

Sebelumnya, Tb Sucroni mengaku ijazah kedua anaknya tertahan di beda sekolah yakni MAN 2 Cielgon dan MTsN 1 Cilegon, lantaran dirinya belum mampu melunasi tunggakan biaya pendidikan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Usai mencuat pemberitaan di media online Fakta Banten, pihak sekolah memastikan ijazah milik alumni siapapun yang masih ada di MAN 2 Cilegon bisa diambil tanpa perlu melunasi tunggakan, termasuk milik dari anak Tb. Sucroni

Atas dasar itu, Tb Sucroni, pada Senin (28/4/2025), mendatangi sekolah untuk mengambil ijazah anaknya didampingi sejumlah wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon.

Selain di MAN 2 Kota Cilegon, anak Tb Sucroni yang bersekolah di MTsN 1 Kota Cilegon juga telah diterima Ijazahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak sekolah, Kepala Sekolah, serta para wartawan yang telah membantu. Mohon maaf jika ada kesalahan, saya tidak bisa membalas apa-apa selain rasa terima kasih,” ujar Tb Sucroni dengan haru.

Staff Tata Usaha MAN 2 Kota Cilegon, Hidayat, saat penyerahan ijazah mengatakan bahwa pihak sekolah menyerahkan ijazah tersebut tanpa syarat apapun.

“Kami serahkan ijazah ini tanpa embel-embel apa pun, demi kebaikan bersama. Semoga ijazah ini dapat digunakan sebagaimana mestinya,” kata Hidayat.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Kota Cilegon, Edi Sudjarmanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menahan ijazah siswa yang telah lulus.

“Selama ini kami tidak menahan ijazah. Kalaupun ada tunggakan, kami tetap mempersilakan pengambilan ijazah. Semoga anak Bapak Sucroni sukses dan dapat memanfaatkan ijazah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Edi.

Diberitakan sebelumnya, Tb Sucroni (52) seorang pedagang alat dapur emprakan yang biasa mangkal di depan kantor UPT Pasar Tradisional Kranggot mengeluhkan ijazah kedua anaknya belum bisa diambil.

Pasalnya, dirinya belum melunasi tunggakan di sekolah tempat anaknya menimba ilmu yakni di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Cilegon yang beralamat di Grogol.

Warga Link Terate, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang ini mengaku sudah empat tahun atau sejak lulus tahun 2020 lalu, ijazah anaknya, Ratu Ayunda Azizah masih tertahan di sekolahnya.

“Dari semenjak lulus hingga tahun ini saya belum bisa menebus tunggakan. Makanya pihak sekolah belum bisa memberikan ijazah anak saya itu,” ucap Sucroni dengan nada sedih, Rabu (23/4/2025).

Niat untuk menebus itu ada namun kata dia penghasilan sebagai pedagang alat dapur emprakan yang tidak menentu yang membuatnya tidak sanggup membayar.

“Bingung pak, mau ditebus uang tidak ada, niat untuk membayar mah ada tapi apa daya. Saya juga memaklumi pihak sekolah menahan ijazah anak saya karena saya hingga kini belum sanggup membayar,” katanya.

Selain anaknya yang lulus dari MAN 2 Cilegon, kata dia, ada lagi anak ketiganya juga menunggak uang sekolah di MTsN 1 Cilegon.

“Anak ketiga saya yaitu Ratu Ovat Fatimah yang bersekolah di MTsN 1 Cilegon,”

“Kalau ditotal mah dari anak satu dua dan tiga, ada kali tunggakannya kurang lebih Rp10 juta,” tutupnya.

Redaksi : Jurnal kuhp kota cilegon

Example 120x600