LEBAK, JURNALKUHP.COM – Upaya keluarga untuk memulangkan Ratih di Arab Saudi tanpa lelah. Suami dan anak Ratih terus meminta bantuan agar bisa dipulangkan ke kampung halaman. Semalam suami dan anak Ratih berkunjung ke kediaman Nining Widianingsih Ketua Relawan Pekerja Migran Indonesia (KRPMI) Lebak. Selasa, 15/05/2025.
Pendi menyampaikan keluhannya dan meminta bantuan agar istrinya bisa kembali pulang ke Indonesia Dengan selamat. Pendi dan keluarga merasa khawatir akan keselamatan Ratih yang terus meminta pulang akibat tindakan kekerasan fisik dan mental yang dialami istrinya.
Menurut Pendi kondisi Ratih semakin kurus karena sang majikan memporsir tenaga Ratih tanpa henti bekerja. Selain itu kekerasan fisik dan makian kerap kali diterima Ratih dan menjadi makanan sehari-hari.
Mendengar cerita dan pengaduan dari suami Ratih, Ketua KRPMI LEBAK akan berusaha membantu kepulangan Ratih.
” Insyaallah saya akan berusaha membantu, Saya berharap pihak keluarga untuk bersabar karena ini butuh proses. Ucapnya.
Menurut Nining pemberangkatan Ratih ke Arab Saudi melalui jalur yang tidak resmi alias ilegal.
Pemerintah Indonesia sebenarnya sudah memberlakukan moratorium pengiriman pekerja migran ke Arab Saudi sejak 2015. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain Penyelundupan pekerja ilegal, eksploitasi, masalah hukum dan lain sebagainya.
Banyak pekerja migran asal Lebak yang dikirim ke Arab Saudi melalui jalur ilegal, sehingga meningkatkan risiko dan masalah besar.
Nining menghimbau agar warga Lebak jika berangkat ke Arab Saudi atau timur tengah menggunakan prosedur yang resmi agar ada perlindungan hukum bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Editor : Ahmad Jajuli (Redaksi Kab Lebak)























