SERANG,JURNAKUHP.COM – Festival Qasidah di Kampung Gintung, Desa Banjarsari, Kecamatan Anyer, resmi dibuka dan berlangsung meriah dengan melibatkan 35 peserta dari empat kecamatan, yakni Anyar, Mancak, Cinangka, dan Padarincang. Kegiatan budaya ini menjadi sarana pelestarian seni qasidah sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Mewakili Ketua Panitia, Hairul Amri menyampaikan rasa syukur atas lancarnya acara pembukaan serta tingginya antusiasme warga.
“Alhamdulillah, acara pembukaan berjalan sukses. Mudah-mudahan hingga penutupan nanti di malam Minggu juga tetap lancar,” ujarnya.
Gerakkan Ekonomi Lokal dan Libatkan Masyarakat
Selain memperkuat silaturahmi, festival ini juga dirancang untuk memperkuat ekonomi warga. Sebanyak 17 warung UMKM lokal ikut merasakan dampak positif dari ramainya pengunjung.
Panitia menargetkan agar Festival Qasidah Kampung Gintung dapat menjadi agenda tahunan.
“InsyaAllah tahun depan kami akan laksanakan lagi untuk terus melestarikan budaya qasidah,” tambah Hairul Amri.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga memberdayakan ibu-ibu Kampung Gintung sebagai inti kepanitiaan, menunjukkan besarnya peran masyarakat dalam menyukseskan kegiatan ini.
Didukung Perusahaan dan Dijaga Unsur Kepemudaan
Festival ini turut mendapat dukungan dari PT Asahi Mas Chemical Ciwandan, yang menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan lebih besar pada penyelenggaraan tahun berikutnya.
Untuk menjaga ketertiban acara, unsur kepemudaan setempat dilibatkan dalam pengamanan dan pengelolaan parkir kendaraan. Panitia menegaskan bahwa lomba tetap mengedepankan prinsip netralitas dan objektivitas.
“Dewan juri kami datangkan dari Kota Cilegon, bukan dari kecamatan manapun, agar menjaga objektivitas penilaian,” jelas panitia.
Berlangsung Hingga Malam Minggu
Acara dijadwalkan berlangsung hingga malam Minggu, dengan agenda pembagian hadiah sebagai penutup rangkaian kegiatan. Masyarakat berharap festival ini dapat terus berkembang dan menjadi ikon budaya yang membanggakan bagi Kampung Gintung dan Kecamatan Anyer.
Reporter : Hairullah
Editor : Biro jurnal kuhp cilegon

























