Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Laporan Warga

Dugaan Penyimpangan Program BSPS 2026 di Desa Cigoong Utara. Aktivis temukan Harga Mark’Up dalam DRPB Penerima Bantuan. 

×

Dugaan Penyimpangan Program BSPS 2026 di Desa Cigoong Utara. Aktivis temukan Harga Mark’Up dalam DRPB Penerima Bantuan. 

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


Lebak, JURNALKUHP.COM- Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 kian menjadi perhatian serius para aktivis di Banten. Pasalnya, program dengan nilai anggaran 20.000.000 Rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementrian PKP tersebut didominasi usulan dari Aspirasi DPR RI.

Salah satu yang menjadi sorotan tajam ialah penyedia barang di Wilayah Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Dari hasil penelusuran tim media bersama Pengurus korwil Ormas badak banten Ruswa ilahi di lapangan diketahui Daftar rencana pemanfaatan Bantuan (DRPB) TB. Dua Putri Barokah yang menerapkan harga diatas standar penjualan rata-rata.

” Kami menemukan dugaan Mark’Up harga satuan barang ‘material’ seperti yang sangat mencolok ialah harga pasir dan Cincin besi yang jika di bandingkan dengan harga rata-rata melebihi dikisaran 25% dari harga standar. ” Terang Ruswa

Selain itu, Ruswa juga mempertanyakan kinerja pengawasan dari Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) baik pemberdayaan maupun tehnik yang membiarkan penyimpangan harga dalam DRPB penerima bantuan.

” Apakah ini memang dilakukan PTT atau tidak nanti kita akan gelar audiensi bersama pihak Satuan Kerja (Satker) BSPS Wilayah Banten dalam waktu dekat saya akan layangkan” Ujarnya.

Sementara itu hingga berita ini ditayangkan awak media masih terus berupaya mencari kontak TFL guna komfirmasi lebih lanjut.

 

(Red

Example 120x600