Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Artikel UmumBeritaLaporan KhususMediaNasionalPemerintahPERSSosial

DPK Kota Cilegon Paparkan Kinerja 2025, Fokus Bangun Perpustakaan Modern dan Digitalisasi Arsip Vital

×

DPK Kota Cilegon Paparkan Kinerja 2025, Fokus Bangun Perpustakaan Modern dan Digitalisasi Arsip Vital

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


Cilegon, Jurnalkuhp.com — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus terobosan strategis dalam penguatan layanan perpustakaan dan perlindungan arsip vital masyarakat melalui digitalisasi.

Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DPK Kota Cilegon, Dra. Hj. Ismatullah, S.Pd., M.Pd., saat menerima kunjungan wawancara di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon, Rabu (14/01/2026).

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Menurut Ismatullah, dialog ini menjadi sarana penyampaian informasi sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan dan kearsipan ke depan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi dan perlindungan arsip penting.

Sepanjang tahun 2025, DPK Kota Cilegon menjalankan sejumlah program strategis, di antaranya persiapan pembangunan gedung perpustakaan baru, perataan lahan, serta penguatan layanan kearsipan melalui digitalisasi arsip vital milik pemerintah daerah, dunia industri, dan masyarakat.

Ia menjelaskan, tahun 2025 menjadi momentum penting bagi DPK dalam membangun fondasi perpustakaan yang representatif dan sistem kearsipan modern, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang meningkatkan risiko bencana seperti banjir dan kebakaran.

“Perlindungan arsip menjadi kebutuhan mendesak, karena arsip merupakan identitas dan bukti hukum masyarakat,” ujarnya.

Pada awal 2025, DPK Kota Cilegon mendapat mandat untuk menyiapkan lahan seluas kurang lebih 4.000 meter persegi sebagai tahap awal pembangunan gedung perpustakaan. Mengingat kondisi lahan yang berada sekitar setengah meter di atas aliran sungai, dilakukan pekerjaan perataan dan peninggian lahan hampir satu meter untuk mengantisipasi banjir.

Pekerjaan perataan lahan tersebut dikerjakan selama 60 hari, dengan pagu anggaran awal sekitar Rp980 juta dan terealisasi sebesar Rp940 juta setelah proses lelang.

Seiring dengan itu, DPK juga mempersiapkan proses lelang pembangunan gedung perpustakaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp9,5 miliar. Gedung tersebut dirancang sebagai pusat layanan perpustakaan modern berbasis teknologi dan informasi digital.

Di bidang kearsipan, DPK Kota Cilegon telah melakukan digitalisasi arsip vital, salah satunya dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diperoleh dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Arsip digital tersebut disimpan di depo arsip lantai tiga dan dapat diakses kembali oleh masyarakat apabila dokumen fisik mereka hilang akibat bencana atau sebab lainnya.

Ke depan, DPK menargetkan penguatan perlindungan arsip masyarakat melalui digitalisasi massal serta kapsulasi arsip asli, guna melindungi dokumen dari kerusakan akibat air, rayap, kebakaran, maupun pencurian.

Dengan jumlah penduduk Kota Cilegon sekitar 470 ribu jiwa, Ismatullah memperkirakan terdapat lebih dari 4,7 juta arsip vital yang perlu mendapatkan perlindungan serius.

Untuk mendukung layanan tersebut, DPK saat ini telah memiliki tiga unit mesin pemindai berstandar nasional dengan resolusi hingga 600 dpi. Namun, ia mengakui layanan ini masih belum banyak diketahui masyarakat.

“Oleh karena itu, kami berharap kehadiran gedung perpustakaan dan kearsipan yang baru nantinya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan arsip,” katanya.

Selain itu, Ismatullah juga berharap pada tahun 2026 Pemerintah Kota Cilegon dapat merealisasikan pengadaan mobil siaga arsip bencana, yang dinilai sangat dibutuhkan untuk penyelamatan arsip masyarakat saat terjadi bencana alam.

“Perlindungan arsip bukan hanya dilakukan saat bencana, tetapi jauh sebelum itu. Kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk menjamin arsip-arsip vital tetap aman,” pungkasnya.

Reporter : Shinta
Editor ; Jurnalkuhp.com

Example 120x600