Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaMajalahNasionalPemerintahPendapatRepublik Indonesia

Dinkop Kota Cilegon Dongkrak UMKM Revolution dengan Program “Jumat Jajan”, Begini Rangkuman Laporan Omsetnya

×

Dinkop Kota Cilegon Dongkrak UMKM Revolution dengan Program “Jumat Jajan”, Begini Rangkuman Laporan Omsetnya

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Program “Jumat Jajan” yang digagas oleh Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) terbukti memberikan dampak positif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah kota cilegon. Sejak peluncurannya pada 23 Agustus 2024, program ini diadakan secara rutin setiap Jumat di selasar Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Cilegon dan berhasil mencatat omzet sebesar Rp242.479.600 dalam waktu tiga bulan.

 

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Kepala Dinkop UKM Kota Cilegon, Didin S., menyatakan bahwa program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari pekan ke pekan. Ia menyebutkan bahwa pihaknya berencana untuk memperluas kapasitas pelaku UMKM yang terlibat dan mencari lokasi yang lebih representatif pada tahun 2025 mendatang.

 

“Alhamdulillah, omzet bazar terus meningkat setiap Jumatnya. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk memberikan lebih banyak peluang bagi UMKM lainnya di Cilegon,” ujar Didin pada Jumat, 29 November 2024.

 

Dengan program ini, pelaku UMKM mendapatkan akses lebih luas untuk memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat, sekaligus mendukung perekonomian lokal. Program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan UMKM mampu menciptakan hasil yang berkelanjutan.

 

Berikut adalah analisis data rekap omzet dari program “Jumat Jajan” periode 23 Agustus hingga 22 November 2024:

 

Rangkuman Data:

– Jumlah total UMKM yang berpartisipasi: 166 UMKM.

– Total omzet dari UMKM (Omzet UMKM): Rp165.563.500.

– Total omzet dari DKPP (Omzet DKPP): Rp76.916.100.

– Total keseluruhan omzet: Rp242.479.600.

 

Poin-Poin Utama:

1. Rata-rata omzet per minggu:

– Omzet UMKM: Rp11.825.250.

– Omzet DKPP: Rp5.493.579.

– Total rata-rata omzet per minggu: Rp17.318.829.

 

2. Jumlah UMKM tertinggi dalam satu bazar:

– Tanggal 22 November 2024 dengan 17 UMKM.

– Omzet pada tanggal ini juga tertinggi: Rp24.356.000.

 

3. Omzet tertinggi dalam satu minggu:

– 6 September 2024: Rp24.299.500.

– 22 November 2024: Rp24.356.000.

 

4. Omzet terendah dalam satu minggu:

– 8 November 2024: Rp12.117.000.

 

Omzet cenderung mengalami fluktuasi selama pelaksanaan program, dengan kenaikan yang signifikan pada minggu-minggu tertentu, terutama ketika partisipasi UMKM lebih banyak.

Terdapat kecenderungan omzet meningkat seiring dengan penambahan jumlah UMKM yang berpartisipasi.

Dengan hasil yang positif ini, rencana penambahan kapasitas UMKM dan lokasi yang lebih memadai sangat relevan untuk mendukung peningkatan omzet dan dampak ekonomi bagi UMKM. Dukungan tambahan, seperti promosi dan diversifikasi produk, dapat memperkuat kesuksesan program ini.

 

Program “Jumat Jajan” tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat Kota Cilegon untuk mengenal dan mendukung produk lokal unggulan. Kepala Dinkop UKM Kota Cilegon, Didin S., menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mendekatkan masyarakat dengan produk-produk lokal dari berbagai sektor, termasuk makanan, minuman, kerajinan, dan produk pertanian dari DKPP.

“UMKM yang terlibat terdiri dari berbagai sektor, seperti makanan, minuman, kerajinan, dan produk pertanian dari DKPP. Ini menjadi ajang untuk mendekatkan produk lokal kepada masyarakat luas,” ungkap Didin.

Melihat keberhasilan yang diraih, Dinkop UKM Kota Cilegon berkomitmen untuk meningkatkan skala dan kualitas pelaksanaan program “Jumat Jajan” di tahun mendatang. Beberapa langkah strategis yang direncanakan meliputi:

  1. Penambahan jumlah peserta bazar agar lebih banyak pelaku UMKM yang dapat berpartisipasi.
  2. Pemilihan lokasi strategis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
  3. Peningkatan promosi dan pendampingan UMKM untuk meningkatkan daya saing produk.

Keberhasilan program ini, dengan total omzet Rp242.479.600 dalam tiga bulan, menunjukkan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan melibatkan 166 pelaku UMKM, termasuk DKPP yang menjual produk pertanian masyarakat, program ini membantu memperkuat sektor ekonomi mikro sekaligus mendorong masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal.

Program “Jumat Jajan” menjadi langkah inovatif yang membuktikan keseriusan Pemerintah Kota Cilegon dalam membangun ekonomi berbasis masyarakat, menjadikan UMKM sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah.

 

Reporter: (ZM/Red)

Example 120x600