Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Advokasi & PersidanganBerita

Catut Nama Wali Kota Cilegon, Oknum Berinisial IK Diduga Tipu Warga hingga Jutaan Rupiah, Janjikan PL

×

Catut Nama Wali Kota Cilegon, Oknum Berinisial IK Diduga Tipu Warga hingga Jutaan Rupiah, Janjikan PL

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Seorang warga berinisial HT menjadi korban dugaan penipuan oleh oknum pria berinisial IK. Modus yang digunakan yakni menjanjikan proyek pekerjaan dari instansi pemerintah dengan mengatasnamakan Wali Kota Cilegon, H. Robinsar.

Kasus ini diungkap ke publik oleh rekan kerja korban, RY, yang menghubungi redaksi Jurnal KUHP pada Sabtu (19/7/2025). Dalam laporannya, RY mengirimkan sejumlah tangkapan layar percakapan dan percakapan transaksional senilai jutaan rupiah sebagai bentuk komitmen proyek yang dijanjikan oleh IK.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Dia bilang bisa bantu dapat proyek pengadaan dari salah satu dinas dan program kelurahan. Katanya itu penunjukan langsung dari Pak Wali Kota. Tapi setelah uang dikirim, korban justru diblokir,” ujar RY saat diwawancara via WhatsApp.

Berdasarkan bukti yang diperoleh redaksi, komunikasi antara korban dan IK mencantumkan informasi terkait nominal dana yang disebut-sebut sebagai “uang booking proyek”. Percakapan juga menunjukkan bahwa IK meminta agar namanya tidak dicantumkan, dan mengklaim dirinya sebagai bagian dari “tim wali kota cilegon”.

RY menyebut, total uang yang telah diserahkan kepada IK mencapai Jutaan rupiah, yang berasal dari dana HT, diberikan sekitar tanggal 03 Juni 2025.

“Uang tersebut katanya diberikan ke IK disimpan atas nama proyek. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Setelah ditagih, dia malah menghindar dan nomor RY diblokir,” tambah RY.


RY menegaskan, pihaknya tidak percaya bahwa Wali Kota Cilegon terlibat, namun sangat menyayangkan nama pejabat publik digunakan oleh oknum untuk meyakinkan korban.

“Kami yakin Pak Wali tidak tahu menahu. Justru ini mencemarkan nama baik beliau. Kami harap aparat dan Pemkot bisa merespons kasus ini agar tidak terulang pada warga lain,” ujarnya.

Redaksi Jurnal KUHP telah melakukan konfirmasi langsung kepada IK atas tuduhan diatas, namun tidak membalas pesan yg dikirimkan oleh redaksi.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak Pemerintah Kota Cilegon, Kepala Dinas, Lurah maupun perwakilan resmi Wali Kota Cilegon untuk meminta tanggapan dan klarifikasi. Redaksi juga membuka ruang hak jawab bagi IK atau pihak terkait lainnya jika merasa dirugikan atas pemberitaan ini.

Sementara itu, korban HT melalui rekannya dengan RY menyatakan siap menempuh jalur hukum. Pihaknya tengah mengumpulkan bukti lengkap untuk segera melapor ke kepolisian.

Redaksi Jurnal KUHP mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mencatut nama pejabat atau instansi pemerintah. Segala bentuk penunjukan proyek, bantuan, atau akses kerja di instansi pemerintah wajib melalui prosedur resmi dan terbuka.

 

📌 Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan asas praduga tak bersalah dan mematuhi Pasal 3, 4, 5, dan 8 Kode Etik Jurnalistik. Redaksi membuka hak jawab bagi pihak yang disebut atau merasa dirugikan atas pemberitaan ini.

Reporter: Tim
Editor: Redaksi Jurnal KUHP.

Example 120x600