CILEGON, JURNALKUHP.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon terus mengintensifkan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui berbagai kegiatan strategis yang dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), khususnya pada kawasan rawan di wilayah Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.
Ketua Agen Pemulihan BNN Kota Cilegon dari Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Haryono, menjelaskan bahwa pihaknya sebagai mitra BNN turut berperan aktif dalam program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) guna memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bahaya narkoba.
“Sebagai agen pemulihan dan mitra BNN Kota Cilegon, kami mendukung penuh program IBM. Ini adalah pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam upaya pencegahan dan pemulihan dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Haryono.
Dalam laporan resmi kepada Wali Kota Cilegon, Kepala BNN Kota Cilegon menyampaikan sejumlah kegiatan utama yang telah dilaksanakan, di antaranya memimpin rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pelaksanaan program P4GN di kawasan rawan.
Selain itu, Kepala BNN Kota Cilegon juga melakukan silaturahmi dan koordinasi langsung dengan Wali Kota Cilegon sebagai bentuk penguatan sinergitas antar lembaga dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba.
Koordinasi internal turut dilakukan, mencakup pembahasan rencana kegiatan dan anggaran bersama Subbagian Umum, serta persiapan teknis pelaksanaan rapat lintas sektor bersama Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M). Di sisi lain, tim kehumasan juga dilibatkan untuk memperkuat publikasi melalui konten media sosial.
Pada aspek pelayanan dan administrasi, Subbagian Umum BNN Kota Cilegon menjalankan berbagai tugas rutin seperti pengelolaan surat menyurat, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), hingga penyusunan laporan harian dan keuangan kegiatan. Mereka juga turut menghadiri rapat persiapan pelantikan atau launching fasilitator di tingkat BNN Provinsi Banten.
Sementara itu, Tim P2M melaksanakan kegiatan inti berupa rapat koordinasi lintas sektor serta penginputan berbagai data pelaporan pada aplikasi Monitoring Media Sosial (MMS), sebagai bagian dari penguatan sistem pelaporan dan publikasi program.
Di bidang rehabilitasi, BNN Kota Cilegon terus mengoptimalkan layanan melalui konseling daring, pembekalan modul IBM berkelanjutan, serta koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk agen pemulihan di Kelurahan Jombang Wetan dan Panggung Rawi. Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan fasilitas kesehatan seperti RSIA Mutiara Bunda guna mendukung layanan rehabilitasi.
Tim rehabilitasi juga melakukan persiapan bimbingan teknis bagi agen pemulihan sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam program IBM.
Pada bidang pemberantasan, kegiatan difokuskan pada penyusunan laporan serta administrasi kegiatan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum yang terukur dan terarah.
Secara keseluruhan, seluruh unsur di BNN Kota Cilegon turut mendampingi Kepala BNN dalam agenda silaturahmi dan koordinasi dengan Wali Kota Cilegon, yang menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama mewujudkan Kota Cilegon yang bersih dari narkoba.
Laporan kegiatan ini juga ditembuskan kepada sejumlah pejabat daerah, antara lain Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah (ASDA I, II, dan III), serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan secara terintegrasi, BNN Kota Cilegon berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).
(Zain/red).























