Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaSosial

Warga Berumbun Atas Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Menuju Desa Suka Makmur

×

Warga Berumbun Atas Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Menuju Desa Suka Makmur

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


ASAHAN, JURNALKUHP.COM – Puluhan warga dari Desa Berumbun Atas, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, bergotong royong memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan Desa Suka Makmur, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, dengan desa mereka. Aksi perbaikan yang dilakukan pada Rabu (21/05/2025) ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang dinilai sangat memprihatinkan dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Jalan yang diperbaiki merupakan akses utama masyarakat dan anak-anak sekolah, sekaligus jalur pengangkutan hasil pertanian dari Desa Berumbun Atas. Kondisi jalan yang berlubang parah selama ini kerap mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim hujan tiba.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Warga menyebut perbaikan jalan dilakukan secara swadaya, dengan mengandalkan dana pribadi serta sumbangan sukarela dari sejumlah pengusaha lokal. Tak hanya menyumbangkan materi, warga juga bahu-membahu menyumbangkan tenaga dan waktu mereka untuk menimbun lubang-lubang di sepanjang jalan penghubung tersebut.

“Ini murni inisiatif warga Berumbun Atas. Kami tidak bisa menunggu terlalu lama sementara jalan semakin parah. Maka kami sepakat untuk memperbaikinya secara gotong royong,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang turut memimpin kegiatan tersebut kepada Jurnal KUHP.

Menurutnya, jalan yang mereka perbaiki merupakan jalan kabupaten, sehingga semestinya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Namun karena kurangnya perhatian, masyarakat akhirnya memilih bertindak langsung.

 

Meski warga menunjukkan semangat luar biasa, mereka menyayangkan tidak adanya keikutsertaan dari aparat Desa Teladan maupun Kepala Desa setempat dalam kegiatan perbaikan jalan tersebut. Padahal, jalan yang diperbaiki juga dilalui oleh masyarakat dari desa lain.

“Harapan kami sederhana, ada perhatian dari pemerintah. Karena jalan ini bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk anak-anak sekolah dan pengangkut hasil pertanian,” ujar warga lainnya.

Warga menargetkan pekerjaan perbaikan jalan dapat selesai dalam enam hari ke depan. Mereka menyebut, meski hanya penimbunan sementara, perbaikan ini setidaknya bisa meringankan beban warga hingga ada perbaikan permanen dari pemerintah kabupaten.

Masyarakat berharap, Bupati dan Wakil Bupati Asahan dapat meninjau langsung kondisi jalan dan mengalokasikan anggaran perbaikan pada tahun mendatang. Mereka menilai jalan ini memiliki fungsi vital sebagai akses utama antar-desa dan jalur ekonomi masyarakat.

“Semoga aksi kami ini menjadi perhatian serius. Kami ingin pemerintah hadir, bukan hanya saat kampanye, tapi juga ketika rakyat membutuhkan,” pungkas salah satu warga.

JURNAL KUHP — D. Siregar

Example 120x600