Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaSosialSosok

Hari Kartini 2025: “Perjuangan Tanpa Batas untuk Kesetaraan” Jadi Semangat Warga Taman Baru

×

Hari Kartini 2025: “Perjuangan Tanpa Batas untuk Kesetaraan” Jadi Semangat Warga Taman Baru

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Peringatan Hari Kartini selalu membawa makna mendalam tentang perjuangan perempuan Indonesia untuk meraih kesetaraan dan kesempatan yang adil. Di tengah perubahan zaman, semangat itu tetap hidup di hati warga, termasuk masyarakat Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. (21/04/2025)

Dengan tema reflektif “Perjuangan Tanpa Batas untuk Kesetaraan”, Hari Kartini 2025 di Taman Baru menjadi momen untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, adil, dan memberdayakan perempuan dari segala lapisan masyarakat.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Lurah Taman Baru, Furkon, S.E., dalam wawancara bersama Redaksi JURNALKUHP.COM pada Senin (21/04/2025), menyampaikan pandangannya tentang makna Hari Kartini di era modern, khususnya di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan seperti Cilegon.

“Kartini telah membuka pintu, dan tugas kita hari ini adalah terus melangkah masuk ke ruang-ruang kemajuan. Kesetaraan bukan sesuatu yang harus diminta, tetapi diperjuangkan bersama — baik oleh perempuan maupun laki-laki,” ungkap Furkon saat ditemui di kantor kelurahan.

Ia menambahkan, semangat Kartini di era modern harus dimaknai secara luas. Tidak hanya dalam konteks pendidikan, tetapi juga akses terhadap kesempatan kerja, pengambilan keputusan, dan hak-hak sosial yang adil bagi semua.

“Kami melihat banyak perempuan di Taman Baru yang hari ini menjadi tulang punggung keluarga, penggerak ekonomi lokal, bahkan pemimpin komunitas. Itu bukti bahwa semangat Kartini terus menyala. Tinggal bagaimana kita, sebagai pemerintah dan masyarakat, memberi ruang dan dukungan penuh,” tuturnya.

Menurut Furkon, kesetaraan bukan tentang siapa yang lebih unggul, tetapi tentang siapa yang diberi ruang yang sama untuk tumbuh dan berkontribusi.

“Perjuangan tanpa batas itu artinya tidak berhenti di batas usia, status sosial, atau gender. Selama masih ada ketimpangan, semangat Kartini harus terus hidup,” ujarnya.

Dengan semangat tersebut, warga Taman Baru diharapkan bisa terus membangun budaya saling mendukung, menghargai peran perempuan, dan memperjuangkan nilai-nilai kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Selamat Hari Kartini, 21 April 2025.
Mari terus kobarkan semangat perjuangan, demi masyarakat yang lebih adil, setara, dan berdaya.

 

.Redaksi Jurnal KUHP

Example 120x600