LEBAK, JURNALKUHP.COM – Dua warga Kampung Siangin, Desa Pasirhaur, Kecamatan Cipanas, ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersambar petir. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 5 Desember 2024, sekitar pukul 16.00 WIB, di area pesawahan Blok Karang Bolong, Kampung Siangin, Desa Pasirhaur, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.
Ketua RT 07/01 Desa Pasirhaur, Toton Solihin (42), menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi. Mereka melaporkan adanya orang yang tersambar petir di sawah.
“Mendengar informasi itu, saya bersama Solihin (25) langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, kami menemukan jasad Suwardi dan Rasidi tergeletak tak bernyawa. Tubuh mereka terlihat biru hangus, seperti terkena luka bakar,” ungkap Toton, di Lebak, Jum’at 6 Desember 2024.
Sementara Kasi Trantib Kecamatan Cipanas, Maman Laksamana, S.Pd yang datang ke lokasi bersama tim, membenarkan kejadian tersebut.
“Korban pertama adalah Suwardi, lahir di Lebak pada 19 Maret 1952, bekerja sebagai buruh harian lepas dan tinggal di Kampung Siangin RT 01/01 Desa Pasirhaur. Korban kedua bernama Rasidi, lahir di Lebak pada 9 Mei 1965, juga bekerja sebagai buruh harian lepas, dengan alamat di Kampung Siangin RT 003/001 Desa Pasirhaur,” terangnya.
Maman menambahkan, ia datang ke rumah korban bersama sejumlah pihak termasuk Babinmas Desa Pairhaur Bripka Yuswadi, Brigadir Kiki Mahesa, relawan BPBD Kecamatan Cipanas M.Dahlan, Anggota Koramil Cipanas Serka Sodik, Anggota Pol PP Kecamatan Cipanas Deri Kustiawan, S.Pd dan Prades Desa Pasirhaur.
Kedua korban kini telah disemayamkan di rumah masing-masing. Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap bahaya petir, terutama saat berada di area terbuka seperti sawah.
Reporter: Odih Kodari
Editor: Ahmad Jajuli





















