SINGOSARI, JURNALKUHP.COM — Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga di wilayah Singosari, Kabupaten Malang. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah laporan kehilangan sepeda motor terjadi di kawasan permukiman warga hingga area persawahan yang minim penerangan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin waspada, terlebih setelah aparat kepolisian berhasil membongkar sindikat curanmor yang diketahui dijalankan oleh satu keluarga. Para pelaku diduga telah berulang kali beraksi di wilayah Singosari dan sekitarnya dengan menyasar kendaraan yang diparkir tanpa pengamanan tambahan.
Warga mengaku kini lebih berhati-hati saat meninggalkan kendaraan, terutama pada malam hingga dini hari. Sejumlah lingkungan RT di kawasan yang dianggap rawan bahkan mulai kembali mengaktifkan ronda malam guna membantu menjaga keamanan lingkungan.
“Kami sekarang lebih waspada. Motor selalu dikunci ganda karena takut jadi sasaran pencurian,” ujar salah satu warga Singosari.
Merespons keresahan masyarakat, jajaran kepolisian setempat meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan kriminalitas. Petugas juga mengimbau warga untuk memasang kunci tambahan pada kendaraan serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kapolsek setempat menyampaikan bahwa patroli malam akan terus diperketat guna menekan angka pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya jaringan pelaku lain yang terlibat dalam aksi curanmor di wilayah Kabupaten Malang.
Hingga Rabu malam, situasi di sejumlah kawasan Singosari terpantau aman dan kondusif. Meski demikian, warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan demi mencegah terjadinya tindak kriminalitas.
Kontributor : Yudhan Aria Kusuma
Editor: Zain/red.























