Lebak, JURNALKUHP.COM – Sebanyak 176 siswa SDN 1 Kapunduhan, Desa Kapunduhan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, hingga kini belum mendapatkan program Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) seperti yang telah diterima sejumlah sekolah lainnya. Para siswa pun menyampaikan harapan agar program tersebut segera hadir di sekolah mereka.jumat/7/2/2026
Keinginan itu terlihat jelas dari antusiasme para siswa yang berharap bisa merasakan manfaat makanan bergizi gratis untuk menunjang kesehatan dan semangat belajar di sekolah. Program MBG dinilai sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) SDN 1 Kapunduhan, Endi Jumantri, S.Pd., saat diwawancarai wartawan jurnalkuhp.com mengatakan bahwa hingga saat ini seluruh siswa yang berjumlah 176 orang belum menerima bantuan tersebut.
“Jumlah siswa kami 176 orang dan sampai sekarang belum mendapatkan bantuan menu MBG. Anak-anak sangat berharap bisa menerima makanan gratis seperti sekolah-sekolah lain yang sudah lebih dulu mendapatkannya. Kami sering melihat sendiri bagaimana mereka menantikan program ini,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak sekolah sebelumnya telah berkoordinasi dengan SPPG Cihujan pada bulan Januari. Berdasarkan pembicaraan saat itu, penyaluran MBG dijadwalkan berlangsung pada akhir Januari. Namun hingga awal Februari, program tersebut belum juga terealisasi.
“Kami sudah melakukan komunikasi dengan SPPG Cihujan pada bulan Januari, dengan jadwal akhir Januari. Tetapi sampai sekarang menu MBG belum kami terima. Para siswa sangat berharap bantuan ini segera datang. Bahkan bukan hanya siswa, orang tua dan masyarakat juga kerap menanyakan kapan program MBG hadir di SDN 1 Kapunduhan,” tambah Endi.
Endi Jumantri berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera merealisasikan program tersebut agar para siswa bisa merasakan manfaat makanan bergizi gratis seperti sekolah lainnya.
“Harapan saya selaku PLT, program ini bisa segera berjalan di sekolah kami, sehingga anak-anak dapat merasakan langsung manfaat makan bergizi gratis. Kami ingin ada pemerataan agar tidak ada kesenjangan antar sekolah,” pungkasnya.
Editor : Redaksi biro kb Lebak























