Cilegon,Jurnalkuhp.com — Pemerintah Kelurahan Karangasem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, mencatat capaian pembangunan fisik sebesar 38 persen sepanjang tahun 2025. Pembangunan tersebut difokuskan pada penanganan banjir serta peningkatan infrastruktur lingkungan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Hal itu disampaikan langsung oleh Lurah Karangasem, H. Safiudin, S.Ag., M.M., saat ditemui di Kantor Kelurahan Karangasem, Selasa (20/1/2026).
Menurut Safiudin, sebagian besar program pembangunan tahun 2025 diarahkan pada wilayah-wilayah rawan banjir yang selama ini kerap menjadi keluhan warga. Upaya tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi geografis Karangasem yang sebagian wilayahnya sering terdampak genangan air saat musim hujan.
“Pembangunan fisik di Kelurahan Karangasem tahun 2025 alhamdulillah sudah mencapai sekitar 38 persen. Fokus utamanya penanganan banjir, seperti perbaikan gorong-gorong, pembangunan penerangan jalan umum (PJU), serta penguatan tembok penahan tanah (TPT). Kemarin ada gorong-gorong yang roboh dan sekarang sudah dibenahi, sehingga aliran air kembali lancar,” ujar Safiudin.
Ia menjelaskan, pembenahan infrastruktur dasar tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi banjir, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu akibat genangan air dan kerusakan lingkungan.
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kelurahan Karangasem juga terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air dan drainase. Menurut Safiudin, kesadaran warga sangat penting agar infrastruktur yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.
Memasuki tahun 2026, Kelurahan Karangasem telah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan lanjutan. Selain melanjutkan program penanganan banjir, pemerintah kelurahan juga akan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu).
“Untuk tahun 2026, prioritas kita masih pada penanganan banjir, sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Insyaallah, untuk rutilahu informasinya tahun ini akan dibangun, sehingga warga yang rumahnya kurang layak bisa mendapatkan hunian yang lebih nyaman dan sehat,” ungkapnya.
Safiudin juga berharap dukungan anggaran pembangunan ke depan dapat terus meningkat. Ia menyebutkan, pada tahun 2025 pembangunan baru dilaksanakan dalam satu termin, sehingga realisasi fisik belum mencapai 40 persen.
“Tahun 2025 ini kan hanya satu termin, jadi capaiannya 38 persen. Mudah-mudahan di tahun 2026 bisa dua atau bahkan tiga termin, sehingga pembangunan bisa lebih maksimal dan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Safiudin menegaskan komitmen Pemerintah Kelurahan Karangasem untuk terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah kota, serta masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang tepat sasaran.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Dengan berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan tersebut, Pemerintah Kelurahan Karangasem optimistis pembangunan wilayah akan terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat di masa mendatang.
Reporter : Hairullah
Editor : Jurnalkuhp.com





















