Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaKinerjaPartaiPemerintah

Camat Jombang Paparkan Capaian Kinerja 2025, Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Penanggulangan Pengangguran

×

Camat Jombang Paparkan Capaian Kinerja 2025, Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Penanggulangan Pengangguran

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Camat Jombang, Burhanudin, menyampaikan capaian kinerja Kecamatan Jombang sepanjang tahun 2025 dalam sebuah temu wawancara yang berlangsung di Kantor Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Wawancara tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi dan evaluasi kinerja pemerintah kecamatan kepada publik.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Dalam pemaparannya, Burhanudin mengungkapkan bahwa jumlah penduduk di wilayah Kecamatan Jombang saat ini mencapai hampir 15 ribu jiwa, dengan wilayah administrasi yang berbatasan langsung dengan beberapa kelurahan dan kecamatan lain.

Di antaranya berbatasan dengan Kelurahan Gedong dalem dan Kelurahan Purwakarta, serta di sisi jalan arah Serang berbatasan dengan Kelurahan Kedalaman, Kecamatan Cibeber.

Sementara di bagian paling ujung wilayah, Kecamatan Jombang juga berbatasan langsung dengan dua wilayah kabupaten.

Capaian Kinerja Capai 96 Persen


Burhanudin menyebutkan bahwa secara umum, capaian kinerja Kecamatan Jombang tahun 2025 mencapai 96 persen.

Meski dalam perjalanan pelaksanaan program terdapat sejumlah kendala teknis di beberapa sektor, hal tersebut tidak sampai menghambat kinerja secara keseluruhan.

“Alhamdulillah, secara total capaian kinerja kami di tahun 2025 mencapai 96 persen.

Memang ada beberapa dinamika di lapangan, tetapi tidak mengurangi semangat dan kinerja kami dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan Infrastruktur Lewat Kolaborasi

Dari sisi pembangunan, Kecamatan Jombang telah merealisasikan berbagai program infrastruktur melalui kelompok masyarakat (Pokmas) serta berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Perkim dan OPD teknis lainnya.

Menurut Burhanudin, pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan selama 2025 menunjukkan hasil yang sangat memuaskan.

“Pembangunan infrastruktur kami lakukan secara kolaboratif, dan capaian hasilnya menurut saya sudah sangat baik,” katanya.

Inovasi UMKM untuk Tekan Pengangguran

Menjawab pertanyaan terkait upaya menekan angka pengangguran yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Cilegon, Burhanudin menjelaskan bahwa Kecamatan Jombang telah menyiapkan inovasi untuk tahun 2026.

Salah satu terobosan yang akan dilakukan adalah pemanfaatan lahan Taman Kodok yang akan dikembangkan menjadi taman ikan sekaligus sentra UMKM.

Kawasan tersebut nantinya akan dijadikan ruang kreativitas dan aktivitas ekonomi warga.

“Di situ nanti kita ciptakan ruang bagi UMKM agar warga bisa mandiri menciptakan lapangan kerja sendiri.

Dengan begitu, pengangguran bisa ditekan melalui usaha-usaha produktif masyarakat,” jelasnya.

Program ini akan dijalankan dengan berkoordinasi bersama dinas terkait agar UMKM di Kecamatan Jombang dapat berkembang, nyaman bagi pelaku usaha, serta menarik bagi pengunjung melalui berbagai inovasi.

 

Strategi Hadapi Efisiensi Anggaran 2026

Terkait adanya kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, Burhanudin mengakui adanya kekhawatiran, namun menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan melemahkan semangat kerja aparatur kecamatan.

 

“Walaupun ada efisiensi, kami tetap bekerja sesuai tugas dan fungsi. Kuncinya adalah menentukan prioritas kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat seperti kesehatan, sosialisasi, pelayanan publik, dan kegiatan yang berdampak langsung akan tetap menjadi prioritas utama.

Efisiensi anggaran, menurutnya, bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan.

“Bukan berarti karena efisiensi lalu kinerja kendor. Justru kita harus lebih cermat memilih program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Burhanudin.

Dengan berbagai capaian dan rencana strategis tersebut, Kecamatan Jombang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong kesejahteraan masyarakat di tahun 2026.

 

Reporter: Shinta Berlian/ Bagus

Editor: Redaksi

Example 120x600