CILEGON,JURNALKUHP.COM – Fakultas Teknik Universitas Banten Jaya (Unbaja) bersama Kelurahan Lebak Denok dan Yakesma Provinsi Banten kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) (12/12/25) sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan warga.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) dan warga sekitar ini menghadirkan tim dosen serta mahasiswa Unbaja yang memperkenalkan berbagai teknologi tepat guna hasil penelitian sivitas akademika Fakultas Teknik.
Dekan Fakultas Teknik Unbaja, Anis Masruroh, yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa PKM merupakan salah satu kewajiban perguruan tinggi untuk memberikan solusi berbasis teknologi kepada masyarakat.
“Hari ini kami dari Fakultas Teknik Unbaja bekerja sama dengan Kelurahan Lebak Denok dan Yakesma Provinsi Banten mengadakan pengabdian kepada masyarakat. Kami membawa beberapa hasil penelitian dosen, di antaranya panel surya sederhana sebagai energi listrik alternatif, teknik pengukuran kualitas tanah, hingga pola penanaman hidroponik yang efektif dan efisien,” jelasnya.
Anis menambahkan bahwa Kelurahan Lebak Denok dipilih sebagai mitra kegiatan karena telah terjalin kerja sama sebelumnya. Bahkan Unbaja telah menyerahkan mesin teknologi tepat guna untuk pembuatan paving block, yang dirakit oleh dosen dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi.
“Mesin paving block ini merupakan hasil penelitian dosen dengan pendanaan sekitar Rp50 juta untuk perakitannya. Alhamdulillah sudah diuji laboratorium dan memenuhi standar. Mesin ini bahkan meraih juara dalam lomba inovasi tingkat Kota Serang,” ujarnya.
Teknologi tersebut diharapkan dapat diproduksi massal dan menjadi produk unggulan masyarakat setempat, sekaligus membuka peluang kemitraan dengan investor.
Lurah Lebak Denok, Nurcholis, S.E., memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi berkelanjutan Unbaja bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik semua kegiatan yang bermanfaat bagi warga. Pelatihan hidroponik, pengenalan solar cell, hingga alat pengukur kualitas tanah sangat terasa manfaatnya. Kami berharap inovasi-inovasi ini dapat diikutsertakan dalam lomba inovasi tingkat Kota Cilegon,” ungkapnya.
Terkait mesin paving block, lurah memastikan bahwa pemanfaatannya akan dilakukan secara lebih luas setelah produk tersebut dinyatakan lolos uji mutu.
“Kami menunggu hasil uji mutu. Jika sudah terpenuhi, kami siap menggandeng investor agar paving block ini bisa diproduksi massal. Kebutuhan paving block di Kota Cilegon masih sangat besar,” lanjutnya.
Nurcholis juga berharap sinergi antara Unbaja dan Kelurahan Lebak Denok dapat terus berlanjut.
“Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Kami siap bersinergi agar pemberdayaan masyarakat terus berkembang,” tutupnya.
Reporter : Hairullah
Editor : jurnal kuhp kota cilegon























