CILEGON, JURNALKUHP.COM — Komitmen kuat Pemerintah Kota Cilegon dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kembali membuahkan hasil gemilang. Kota Cilegon berhasil meraih Penghargaan Stunting Award 2025 pada ajang Pentaloka Nasional yang digelar oleh Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) Pusat di Hotel Lorin Dwangsa, Solo, pada 21 Oktober 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia kepada Pemerintah Kota Cilegon atas keberhasilan dalam menurunkan prevalensi stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Cilegon terus bergerak menuju kota sehat, kuat, dan sejahtera.

Wali Kota Cilegon, H. Robinsar, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kota Cilegon atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Selamat kepada Dinas Kesehatan Kota Cilegon, seluruh kepala bidang, dan seluruh tim atas hasil kerja keras yang membuahkan penghargaan bagi Pemerintah Kota Cilegon. Ini adalah prestasi dan kebanggaan kita bersama dalam upaya mengurangi permasalahan kesehatan di Kota Cilegon,” ujar H. Robinsar.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Cilegon akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan penurunan angka stunting berjalan berkelanjutan.
“Harapan kami, capaian ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan agar masyarakat kita menjadi lebih sehat dan lebih sejahtera,” tambahnya.
Penyerahan sertifikat penghargaan dari Dinas Kesehatan kepada Wali Kota Cilegon dilakukan pada Kamis, 23 Oktober 2025, dan menjadi momentum reflektif bagi seluruh OPD untuk terus bersinergi dalam pembangunan kesehatan.

Dinas Kesehatan: Sinergi Lintas Sektor Adalah Kunci
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon menyampaikan bahwa keberhasilan menekan angka stunting tidak lepas dari peran aktif berbagai pihak — mulai dari pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, hingga masyarakat.
“Yang terpenting adalah sinergi lintas sektor antar pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun pusat, dengan fokus pada intervensi gizi spesifik dan sensitif selama 1000 hari pertama kehidupan. Sinergi ini adalah kunci keberhasilan,” ujarnya.
Capaian Nyata Penurunan Stunting di Cilegon
Berdasarkan data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) dan Survey Kesehatan Indonesia (SKI), Kota Cilegon berhasil menjaga tren penurunan prevalensi stunting. Pada 2021 angka stunting tercatat 20,6%, turun menjadi 19,1% di 2022, sempat naik ke 22,0% di 2023, dan kembali turun ke 19,0% pada 2024.
Capaian ini diperkuat oleh beragam program prioritas seperti:
Pengukuran antropometri balita
Kelas ibu hamil dan ibu balita
Audit kasus stunting dan diseminasi hasilnya
Pelaksanaan Pos Gizi dan PMT Lokal
Imunisasi dasar lengkap
Aksi Bergizi bagi remaja putri
Layanan kesehatan calon pengantin
Penguatan jaminan kesehatan nasional
Promosi kesehatan melalui berbagai media
Semua program tersebut berjalan atas dukungan lintas OPD seperti Bappedalitbang, DP3AP2KB, Dindikbud, Dinsos, DKPP, Diskominfo, PUPR, Perkim, serta peran aktif kecamatan dan kelurahan di seluruh wilayah Cilegon.
Inovasi Berbasis Kolaborasi: Wujud Kepedulian Kolektif
Dinas Kesehatan Cilegon juga menjadi motor penggerak berbagai inovasi kolaboratif dalam menurunkan angka stunting, di antaranya:
CFD (Citangkil Food Delivery) – inisiatif CSR PT Chandra Asri sejak 2018
DAPUR ASIK (Atasi Stunting dengan Kolaborasi) – dari BKKBN Provinsi Banten
KAMUS (Kepedulian Masyarakat untuk Stunting) – swadaya masyarakat Cilegon
PERMATA ANTING – kolaborasi PT Lotte di Kecamatan Grogol
PONDAN dan GARASI – dukungan Chandra Asri di Ciwandan dan Citangkil
DASHAT – Dapur Sehat Atasi Stunting di 24 kelurahan bersama program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS)
GARDUKU PENTING – kampanye edukatif di kelurahan Bagendung
- KAMU PENTING TERPOSTING (Kampanye Edukasi Pencegahan Stunting Terintegrasi) – Dinkes Cilegon
- KEPITING GEMAS (Kelompok Pendukung penurunan Stunting Generasi Emas) – Dinkes Cilegon
- Pendampingan Balita Bermasalah Gizi – Dinkes Cilegon
Semua inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi Pentaheliks — sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media — yang memperkuat komitmen Cilegon dalam menyiapkan generasi emas 2045.


Menuju Kota Sehat dan Maju
Penghargaan Stunting Award 2025 bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga bukti bahwa Pemerintah Kota Cilegon dan Dinas Kesehatan berjalan searah dalam visi besar menjadikan Cilegon sebagai kota yang sehat, berdaya saing, dan berkeadilan sosial.
Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang visioner, Cilegon terus membuktikan diri sebagai daerah yang tak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga peduli pada kualitas hidup warganya.
Cilegon Juare — Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Redaksi.
























