Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita NasionalPendidikanSosialSosok

Pemuda Berdampak Audiensi dengan Anggota DPR RI Komisi X, Bahas Pendidikan, Literasi, dan Peran Strategis Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

×

Pemuda Berdampak Audiensi dengan Anggota DPR RI Komisi X, Bahas Pendidikan, Literasi, dan Peran Strategis Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


SERANG, JURNALKUHP.COM – Organisasi Pemuda Berdampak menggelar audiensi bersama Anggota Komisi X DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf, S.E., S.Kom., M.M., di Serang, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara generasi muda dan pemerintah dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan, literasi, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Audiensi mengusung tema “Pemuda Berdampak sebagai Generasi Muda yang Memiliki Ide dan Gagasan Peduli Pendidikan, Literasi serta Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi demi Tercapainya Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut mencerminkan komitmen organisasi dalam menghadirkan kontribusi nyata melalui berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas generasi muda.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Dalam kesempatan itu, jajaran Pemuda Berdampak memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan, di antaranya penyelenggaraan Diskusi Interaktif Pemuda Berdampak, penguatan budaya literasi, pendidikan politik, pengembangan kapasitas pemuda, pengabdian kepada masyarakat, hingga program ketahanan pangan berbasis komunitas melalui penanaman sayuran dan cabai, peternakan kambing, serta budidaya ikan lele.

Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menegaskan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dioptimalkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial.

“Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, budaya literasi yang kuat, serta keberanian menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa. Pemuda Berdampak hadir sebagai ruang kolaborasi bagi mahasiswa dan pemuda untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami percaya bahwa gagasan yang diwujudkan menjadi aksi nyata akan memberikan dampak yang jauh lebih besar bagi kemajuan bangsa,” ujar Bagas.

Ia juga berharap Komisi X DPR RI dapat memberikan dukungan terhadap berbagai gerakan kepemudaan yang berfokus pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan literasi, serta pengembangan kapasitas generasi muda agar mampu menjadi aktor utama dalam pembangunan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf, S.E., S.Kom., M.M. menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemuda Berdampak dalam membangun ruang intelektual sekaligus memperkuat semangat pengabdian masyarakat di kalangan generasi muda.

“Saya mengapresiasi inisiatif Pemuda Berdampak yang konsisten membangun budaya diskusi, memperkuat literasi, dan mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di tengah masyarakat. Kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif generasi muda yang mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan karya nyata. Saya berharap organisasi seperti Pemuda Berdampak terus berkembang menjadi mitra strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Selain membahas berbagai program kepemudaan, audiensi tersebut juga menghasilkan sejumlah gagasan strategis mengenai pentingnya memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas, meningkatkan minat baca masyarakat, memperkuat budaya riset di lingkungan perguruan tinggi, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, dan pemerintah.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menghasilkan program-program yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing generasi muda Indonesia di masa mendatang.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh dialog konstruktif, dan semangat kolaborasi. Pemuda Berdampak berharap audiensi ini menjadi awal dari sinergi berkelanjutan dengan Komisi X DPR RI dalam memperkuat sektor pendidikan, literasi, kepemudaan, serta pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Sebagai organisasi yang berkomitmen terhadap gerakan intelektual dan pengabdian masyarakat, Pemuda Berdampak menegaskan akan terus menghadirkan ruang-ruang diskusi, program pemberdayaan, dan aksi nyata yang mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, inovatif, berintegritas, serta siap menjadi motor penggerak pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Mengakhiri kegiatan tersebut, Pemuda Berdampak kembali menegaskan semangat gerakannya melalui slogan:

“Membaca Indonesia Emas 2045, Mengawal Banten.”

“Mengabdi. Bergerak. Berdampak.”

(Zain/red).

Example 120x600